Gunung Agung Erupsi, Okupansi Hotel di Bali Hanya 30%

BALI, KRJOGJA.com – Erupsi Gunung Agung di Bali membuat tingkat okupansi hotel turun drastis hingga 50%. Hal tersebut dikarenakan banyak wisatawan yang membatalkan kunjungannya sejak terjadinya erupsi Gunung Agung pada November lalu.

Menurut Chairman Gabungan Industri Pariwisata Indonesia Bali atau Bali Tourism Boarding, I.B. Agung Partha, rata-rata tingkat okupansi hotel di Bali dalam kurun dua bulan hanya mencapai 20%-30%. Padahal, periode yang sama tahun lalu tingkat okupansi hotel bisa mencapai 60% karena bertepatan dengan liburan akhir tahun.

Akan tetapi, menurut Agung jumlah kunjungan wisatawan mulai mengalami peningkatan, lantaran kondisi Bali yang makin kondusif. Adapun peningkatan paling signifikan adalah dari wisatawan yang berasal dari Australia yang jumlahnya sudah mengalami kenaikan hingga 90%.

Wisatawan yang masih ragu untuk menjejakan kakinya di Pulau Dewata mayoritas berasal dari Asia, jumlahnya di bawah 50%. Bahkan, pemerintah China belum mencabut travel warning mereka, sehingga belum ada wisatawan China yang datang kembali lagi ke Bali. Sedangkan wisatawan Eropa mulai berdatangan ke Bali.

"Jadi di sinilah kita harus bahu membahu, bekerja sama dengan pemerintah, swasta dan masyarakat untuk mengembalikan keadaan secepatnya" kata dia. (*)

 

 

BERITA REKOMENDASI