Guru Harus Punya Kompetensi Pembelajaran Campuran

JAKARTA, KRJOGJA.com – Guru harus memiliki kompetensi pembelajaran campuran pada pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

“PTM terbatas tidak akan berjalan seperti PTM pada 2019 lalu. Mengapa? karena hanya terbatas. Guru dituntut mengajar melalui dua model pembelajaran atau pembelajaran campuran yakni tatap muka dan daring,” kata Pemerhati pendidikan dari Center for Education Regulations and Development Analysis (CERDAS) Indra Charismiadji ,dalam peluncuran Gerakan Guru Cerdas.

Sejumlah daerah telah melakukan uji coba PTM terbatas. Termasuk di DKI Jakarta yang melakukan uji coba pada 85 sekolah. Indra menjelaskan persoalannya adalah kompetensi guru. Pada saat pelaksanaan pembelajaran daring secara penuh pun masih ada kendala, karena guru tidak dibekali dengan kompetensi yang memadai.

BERITA REKOMENDASI