Hadapi Kemarau, Pemerintah Siapkan 4227 Embung

JAKARTA, KRJOGJA.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengoptimalkan pengoperasian infrastruktur tampungan air di seluruh Indonesia. Hal ini sebagai upaya mengantisipasi dampak kemarau panjang yang mengakibatkan kekeringan pada sumber air untuk pertanian dan air baku.

Di samping itu, untuk menjaga ketersediaan bahan pokok hasil pertanian dan air bersih terlebih disaat merebaknya pandemi Covid–19 di mana pangan dan air sangat diperlukan masyarakat.

Mengutip data Kementerian PUPR, tercatat total jumlah waduk operasional sebanyak 241 waduk yang meliputi 16 waduk dengan volume ketersediaan air sebesar 4.721 miliar m3 dengan areal irigasi yang tepat dapat dilayani sebesar 512.515 Ha (96,57%) dari total 530.738 Ha.

Dari 16 bendungan atau waduk utama, 10 waduk memiliki tinggi muka air normal, seperti Jatiluhur, Cirata, Saguling, Batutegi, Sutami, Wonorejo, Bili-Bili, Kalola, Way Rarem, dan Ponre-Ponre. Sementara 6 waduk memiliki tinggi muka air di bawah normal meliputi Kedungombo, Wonogiri, Wadas Lintang, Cacaban, Selorejo, dan Batu Bulan.

BERITA REKOMENDASI