Hadapi Lonjakan PHK, BPJAMSOSTEK Siapkan Layanan Klaim JHT

Editor: KRjogja/Gus

JAKARTA, KRJOGJA.com – Direktur Pelayanan BPJAMSOSTEK Krishna Syarif mengatakan, pandemi Covid-19 yang berdampak pada perekonomian Indonesia, diprediksi jumlah pekerja terkena PHK akan mengalami peningkatan yang cukup signifikan sehingga secara tidak lanngsung hal itu berimbas pada melonjaknya jumlah klaim Jaminan Hari Tua (JHT) di BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK).

“Sehubungan hal itu, BPJAMSOSTEK telah siap untuk mengantisipasi lonjakan PHK tersebut. Memang untuk saat ini belum terlihat, tapi pada bulan Juni -Juli klaim JHT akan bisa dirasakan. Karena itu, kami saat ini mulai melakukan antisipasi,” kata Krishna kepada wartawan di Jakarta, Rabu (20/5/2020).

Dalam online press converce ini sebelumnya dibuka Dirut BPJAMSOSTEK Agus Susanto dengan pengantar Deputi Direktur Bidang Humas dan Antar Lamba BPJAMSOSTEK Irvansyah Utoh Banja. Krishna mengungkapkan, saat ini memang yang terkena PHK jumlahnya masih 800 ribu pekerja. Jumlah itu masih di bawah periode yang sama,Januari – Mei 2019 yakni 900 ribu pekerja.

Meski demikian, lanjutnya, pihaknya tetap mempersiapkan pelayanan jika nanti terjadi peningkatan klaim JHT. “Karena itu pula Kami pastikan BPJAMSOSTEK tetap beroperasi normal melayani peserta, melalui metode Pelayanan Tanpa Kontak Fisik (Lapak Asik),’’ tutur Krishna seraya menyebutkan, metode Lapak Asik ini sesuai dengan arahan pemerintah terkait kebijakan social dan physical distancing.

BERITA REKOMENDASI