Haico Sempat Kesulitan Perankan Cinta

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Haico Van der Veken mengaku sempat kesulitan memerankan sosok Cinta dalam sinetron ‘Samudra Cinta’ yang tayang di SCTV. Kesulitan ia jumpai saat Cinta menikah dengan Samudra yang diperankan Rangga Azof, yakni ketika harus menjadi istri dan seorang ibu bagi anaknya. Padahal dalam kehidupan nyata, dara cantik ini belum tahu apa itu menikah apalagi memiliki anak.

Dalam Samudra Cinta yang telah tayang lebih dari 600 episode itu baik Rangga maupun Haico harus memerankan Samudra dan Cinta melalui berbagai fase kehidupan. Mulai dari remaja, kuliah, berpacara, menikah hingga memiliki seorang anak pasangan ini selalu bersama

“Kita di sini semua tidak ada pernah yang jadi orang tua, jadi ini pengalaman baru buat Haico. Belajar jadi orang tua, dengan melihat kehidupan sekitar kita saja,” kata Haico dalam sebuah wawancara virtual.

Saat muda maupun ketika berpacaran dengan Samudra, itu tak sulit bagi Haico memerankan Cinta. Penokohan Cinta kala itu menurut gadis kelahiran Belgia ini tak sulit dan hampir mirip dengan dirinya sesungguhnya.

Namun saat Samudra melamar dan akhirnya menikahi Cinta, Haico mulai mendapat tantangan baru dalam berperan. Peran sebagai istri dan ibu bagi anaknya harus dikuasai guna mengimbangi lawan mainnya.

“Apalagi saat adegan menggendong bayi. Haico belajar dulu menggendong bayi, pertama mencoba lalu lama kelamaan berani sendiri,” ungkapnya.

Hal yang sama juga dirasakan Rangga. Ia tak mengira sinetron Samudra Cinta bisa terus tayang hingga lebih dari 600 episode. Ia pun tidak menyangkan jika pasangan Samudra dan Cinta akhirnya memiliki anak.

“Waktu itu benar-benar meranin untuk anak SMA dan kuliah. Tantangan sendiri bagaimana cara membuat karakter saat menjadi apa yang kita perankan,” katanya.

Sedikit bocoran dari Rangga, setelah memiliki buah hati kini Samudra lebih bijak. Emosinya lebih stabil dibanding sebelum menikahi Cinta

“Samudra setelah punya anak berbeda emosinya. Samudra lebih bijak berbeda dengan dulu suka marah, sekarang lebih banyak bijak. Untuk marahin orang, untuk berantem masih pikir dua kali lagi. Pokoknya berbeda sekali orangnya. (Van)

BERITA REKOMENDASI