Harga Bawang Merah dan Cabai Anjlok

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Menteri Pertanian Amran Sulaiman menyebut sejumlah harga pangan justru anjlok akibat kelebihan pasokan. Di beberapa daerah, harga bawang merah anjlok hingga Rp 8 ribu per kg, bahkan harga cabai merah keriting bahkan hanya dijual Rp2 ribu per kg.

Amran pun  meminta Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) untuk menyerap kelebihan pasokan antara lain pada komoditas bawang merah. Pasalnya, jika produksi tidak diserap, maka harga bahan pangan itu bisa semakin anjlok.

"Tolong produksi petani ini diserap oleh Bulog. Kalau ini diteruskan, petani bisa tertekan," kata Amran, Sabtu (17/06/2017).

Amran menuturkan, saat ini harga bawang merah di beberapa daerah seperti Temanggung mencapai Rp8 ribu per kilogram (kg), Kabupaten Bima mencapai Rp10 ribu per kg, dan Kabupaten Solok sebesar Rp11 ribu per kg. Padahal, Harga Eceran Tertinggi (HET) bawang merah sesuai dengan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 27 Tahun 2017 sebesar Rp32 ribu per kg.

Tak hanya bawang merah, harga cabai merah keriting pun  mengalami nasib serupa. Ia mencontohkan harga cabai keriting di Sumatera yang mencapai Rp2 ribu per kg gara-gara kelebihan produksi. Padahal, modal yang dikeluarkan petani tentu lebih besar dari itu.

"Dulu, ketika harga cabai mencapai Rp160 ribu per kg, kami minta daerah untuk genjot produksi. Sekarang sudah produksi, yang ada malah oversupply. Kami harap, pemerintah daerah juga bersedia menambah gudang penyimpanan bahan pangan," katanya. (*)

BERITA REKOMENDASI