Harga Gula Dipastikan Tetap Stabil saat Ramadan

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Menteri Perdagangan Agus Suparmanto melakukan pengawasan langsung ke dua pabrik gula di Banten, yakni PT Angels Product dan PT Sentra Usahatama Jaya (SUJ). Kedua perusahaan itu mendapatkan penugasan dari pemerintah untuk memproduksi gula konsumsi dari raw sugar berdasarkan Surat Penugasan No. 298/M-DAG/SD/2/2020.

“PT Angels Product yang berlokasi di Bojonegara mendapatkan mandat mengolah 10 ribu ton gula rafinasi menjadi gula konsumsi dan sudah terealisasi 3 ribu ton. Sisanya masih terus diproduksi. Sedangkan PT Sentra Usahatama Jaya yang berlokasi di Kawasan Industrial Estate Cilegon II telah mendapatkan penugasan 20 ribu ton dan saat ini sudah terdistribusi sebanyak 2.025 ton,” kata Agus.

Ia menyebut pemerintah akan terus memantau pabrik gula rafinasi yang mendapat penugasan khusus untuk memproduksi gula konsumsi, serta harga di pasar rakyat dan ritel modern. Diharapkan, stok gula konsumsi aman sampai masa Lebaran mendatang dengan harga eceran tertinggi Rp.12.500/kilogram.

Jika kelak ditemukan ada penjualan lebih tinggi dari harga yang sudah ditetapkan, Kemendag yang bersinergi bersama Satgas Pangan siap menindak. Lebih lanjut, Agus menegaskan wabah Covid-19 sejauh ini tidak memengaruhi proses produksi gula.

“Produksi gula tidak terdampak wabah COVID-19 dan saya pastikan cukup aman. Bahan baku juga aman, tidak ada kendala,” ujarnya.

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Aria Bima pun menyatakan apresiasi terhadap langkah Kemendag yang turun langsung ke industri hulu untuk melihat proses produksi gula rafinasi menjadi gula pasir secara langsung. Hal itu disebut bertujuan untuk menstabilisasi harga gula, mulai produsen hingga ke pasar ritel. (*)

 

BERITA REKOMENDASI