Hari Libur Belanja Online Meningkat

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA (KRjogja.com) – Perayaan keagamaan adalah momen penting dan berharga untuk masyarakat di Asia Tenggara. Hari-hari besar seperti tahun baru Imlek, Idulfitri, Thaipusam, Songkran, Waisak dan Natal akan selalu menjadi momen untuk masyarakat menghabiskan waktu dengan keluarga.

Salah satu hal yang sering dilakukan dalam ketika menghabiskan waktu bersama keluarga adalah belanja. Tren belanja di masyarakat Asia Tenggara  sudah mulai berubah, jika sebelumnya semua aktivitas belanja dilakukan secara langsung, saat ini masyarakt sudah mulai melakukan transaksi online.

Contohnya di Indonesia, hari lebaran atau hari raya identik dengan membeli baju baru. Atau natal yang tidak lengkap tanpa hadiah bagi sanak saudara, atau tahun baru tionghoa yang harus memakai baju merah atau baju baru.

Survei dari Bain and Company mengenai belanja online di Asia Tenggara menyebutkan bahwa dari 150 juta konsumen digital di Asia Tenggara, 100 jutanya sudah melakukan pembelian barang secara online. Sisanya, 50 juta konsumen sudah melakukan riset, namun belum melakukan transaksi.

Di Indonesia sendiri sebanyak 76 persen pengguna internet sudah melakukan transaksi online dan rata-rata sudah menghabiskan uang sebesar 5.5 juta rupiah selama satu tahun. Survei yang dilakukan oleh Greenber Brand Strategy juga mengungkapkan bahwa 48 persen dari pembelanja online berada di usia 18-30 tahun.

Salah satu e-commerce Asia, iPrice, melakukan survey menarik mengenai hari-hari besar keagamaan dan juga pengaruhnya terhadap e-commerce di Asia Tenggara. (*)

BERITA REKOMENDASI