Hercules Kini Bertaubat, Sebut Gus Miftah ‘Abah’

“Karena belum waktunya, makanya saya tidak mati. Meskipun sudah dibacok ratusan orang. Yang di atas belum mengizinkan,” imbuhnya.

Hercules yang saat itu memakai peci mengaku memiliki kebiasaan yang berbeda saat ini. Setiap Jumat selalu memberikan makan ratusan anak yatim dan sering puasa. Setiap Jumat ada sekitar 250-300 anak yatim diundang ke rumahnya. Ia juga baru menjalani puasa dari Senin hingga Kamis.

“Kita hidup sementara. Jika ibarat tangan kotor, tangan saya ini sudah sangat kotor sekali. Umur kita tidak lama. Mau apa lagi,” ujar Hercules.

Dalam kongkow santai itu, tokoh-tokoh muda NU itu mendengar perjalanan hidup dari gelap menuju terang Hercules, banyak bisa menarik hikmah yang sangat luar biasa. Menurut Gus Miftah, sosok Hercules besok di akhirat adalah penyelamatnya di hadapan pengadilan Allah.

“Ketika saya tidak masuk surga, nanti Maung Hercules narik saya, itu guru saya. Tolong dimasukkan ke surga,” tandasnya.

BERITA REKOMENDASI