Hingga 2030, Kemenhub Target Bangun 10.524 Km Jalur Kereta Api

Sedangkan di Pulau Jawa, dalam kurun waktu 2015-2020, telah dibangun jalur ganda KA Kroya – Kutoarjo, jalur ganda KA Solo – Madiun, jalur ganda KA Madiun-Jombang, reaktivasi jalur KA Cianjur-Cipatat, KRL Jabodetabek.

Kemudian, KA Bandara Soekarno Hatta, MRT Jakarta Tahap I, LRT Provinsi DKI Jakarta Tahap I, KA Prameks Yogyakarta-Solo, KA Bandara Yogyakarta International Airport, dan KA Padalarang-Bandung-Cicalengka.

Dalam kesempatan sama, Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub Zulfikri mengatakan pada 2024 juga akan ditambah KA bandara serta kereta api menuju pelabuhan.

“Dan juga ini ditandai dalam lima tahun ke depan adalah KA cepat Jakarta-Bandung sudah bisa dimanfaatkan masyarakat,” ujarnya.

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia Didiek Hartantyo menyebutkan saat ini KAI sudah mengangkut 429 juta penumpang dan 47 juta ton barang logistik di seluruh penjuru Sumatera dan Jawa.

“Di sisi angkutan penumpang dengan 429,3 juta penumpang ini adalah beberapa manfaat mempermudah pergerakan orang secara massal di Jawa dan Sumatera, menjalankan KA PSO ada 1.191 perjalanan KA per hari. Kemudian penugasan KA perintis ada enam KA per hari ini dijalankan di daerah di mana transportasi masih kekurangan. Kemudian juga KA Bandara dan LRT, kami sekarang sedang melakukan invetasi untuk pembangunan LRT Jabodebek dan KA bandara di Jakarta, Solo dan kota lainnya,” ujar Didiek.

BERITA REKOMENDASI