Hujan Hambat Abu Sinabung Turun ke Daerah Lain

MEDAN (KRjogja.com) – Sejak Rabu 24 Agustus 2016, aktivitas gunung api Sinabung kembali tinggi. Namun, erupsi Sinabung yang menyemburkan material berupa abu vulkanik tidak berdampak pada daerah lain.

Hingga kini, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisiki (BMKG) menyatakan abu vulkanik akibat erupsi Sinabung tidak terbawa sampai ke daerah lain. "Sampai dengan saat ini belum terdeteksi abu vulkanik di sekitar Kota Medan atau Kota lainnya," ujar Kepala Bidang Data Dan Informasi BMKG Medan, Sunardi, Minggu (28/8/2016).

Menurutnya, abu vulkanik bisa sampai ke Kota Medan apabila angin mengarah ke timur laut dan di sekitar Sinabung, Kabupaten Karo tidak terjadi hujan. Sedangkan gunung Sinabung yang berada di dataran tinggi sering terjadi hujan.

"Apabila terjadi hujan maka abu akan turun di sekitar gunung. Arah angin di sekitar gunung ke timur. Sedangkan di sana hujan ringan hingga sedang," jelas Sunardi.

Dikabarkan, pada Sabtu 27 Agustus 2016 gunung Sinabung erupsi sebanyak dua kali. Beberapa waktu lalu abu vulkanik sempat turun di Kabupaten dan Kota lain di Sumatera Utara. Namun karena hujan, abu vulkanik hanya menyelimuti Kota Berastagi yang berada dekat Sinabung saja.

Sebelumnya, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat gunung Sinabung 19 kali erupsi dan 137 kali menyemburkan guguran awan panas pada hari Rabu 24 Agustus 2016. Atas tingginya aktivitas gunung Sinabung, masyarakat diimbau menjauhi zona merah. (*)

BERITA REKOMENDASI