Hunian di Kawasan Industri Tekan Pengeluaran Pekerja

Editor: KRjogja/Gus

JAKARTA (KRjogja.com) – Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri menegaskan, pemerintah  terus berkomitmen untuk mewujudkan peningkatan akses bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah untuk medapat tempat tinggal yang layak huni termasuk  menggandeng sektor swasta agar turut membantu mewujudkannya.

"Percepatan penyediaan hunian bagi para pekerja ini dilakukan untuk menekan biaya pengeluaran masyarakat terutama ditujukan bagi  kelompok pekerja/buruh yang memang membutuhkan,“ kata Hanif di Jakarta, Jumat (16/9/2016).

Dengan menekan biaya yang harus dikeluarkan oleh para pekerja di sekitar kawasan industri maka diharapkan dapat mengurangi beban pengeluaran untuk biaya rumah dan transportasi pekerja. "Kita harapkan peningkatan kesejahteraan pekerja/buruh bisaterwujud,” kata Hanif.

Ia mengatakan demikian karena telah menyaksikan penandatangan Nota Kesepahaman (MoU) kerjasama program pengembangan hunian untuk pekerja di kawasan industri yang dilakukan PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk,  PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, BPJS Ketenagakerjaan serta Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI). (Ful)

BERITA REKOMENDASI