Ikadin Berkomitmen Cetak Advokat Beretika

Editor: Ivan Aditya

BANTUL, KRJOGJA.com – Advokat dituntut mampu bekerja secara profesional dan selalu menegakkan kode etik profesi. Dengan memegang teguh kode etik, seorang Advokat akan terhindar dari tindakan-tindakan yang melaggar hukum dalam menjalankan profesinya.

“Profesi ini merupakan seni, jadi setiap Advokat harus betul-betul menjiwainya. Advokat merupakan profesi yang mulia sehingga dalam menjalankannya harus secara profesional,” tegas Ketua DPD Ketua Umum DPD Ikatan DIY, Moelyadi SH MH CLA saat pengangkatan 19 Advokat baru yang dilaksanakan di Grand Dafam Hotel, Selasa (03/09/2019).

Ikadin sebagai organisasi Advokat memiliki tanggungjawab besar dalam mencetak Advokat-advokat yang handal untuk memberikan pembelaan demi tegaknya hukum di negeri ini. Salah satu yang sangat ditekankan Ikadin yakni penanaman etika bagi para anggotanya.

“Dalam rangka pengangkatan Advokat, Ikadin selalu memberikan pembekalan kepada mereka agar memiliki bobot nilai etika lebih tinggi. Dengan memiliki etika yang baik maka seorang Advokat dapat memiliki kontrol atas dirinya sendiri dalam melaksanakan profesi sesuai kode etik yang dijadikan pegangan,” tambahnya.

Moelyadi juga mengaku prihatin dengan adanya operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dimana salah seorang yang terjading merupakan Advokat. Ia berharap kedepan tak ada lagi Advokat-advokat yang terlibat dalam permasalahan suap maupun hal lain yang melangar hukum.

Sementara itu Ketua Panitia, Tri Saputra Manalu SH mengatakan para Advokat setelah diberikan pembekalan dan diangkat oleh Ikandin kemudian akan melalui tahap selanjutnya yakni pelantikan. Dalam pelantikan tersebut para Advokat akan diminta mengucapkan sumpah di depan sidang terbuka Pengadilan Tinggi.  (*)

BERITA REKOMENDASI