IKATI UII Luncurkan Halal Industrial Park

JAKARTA (KRjogja.com) – Ikatan Keluarga Alumni Teknik Industri (IKATI) Universitas Islam Indonesia (UII) dan Fakultas Teknologi Industri UII (FTI UII) bersama-sama dalam peluncuran 'Halal Industrial Park (HIP)' pada Sabtu (06/08/2016) di Gedung Fakultas Teknik Industri. Pada kesempatan tersebut, HIP diresmikan oleh Rektor UII, Dr. Ir. Harsoyo, M.Sc.

"HIP merupakan one stop Halal Centre Industry yang mengusung sinergi empat visi utama sebagai syiar Halal yaitu Menjadi pusat pendidikan Halal, wirausaha Halal, komunitas Halal, dan jaminan Halal. Misi yang diemban oleh HIP adalah sebagai pusat pembangunan Khalifah Industri, pengembangan keilmuan dan penelitian serta implementasi industri rantai pasokan Halal untuk produk makanan maupun non-makanan dan juga jasa yang bersumberkan kearifan local Indonesia untuk kesejahteraan global," kata Ketua Harian I IKATI UII Ivan Lanovara ST,MT,PHD sebagaimana keterangan persnya kepada KRjogja,com, Rabu (10/08/2016).

Menurut Ivan seiring dengan segera diberlakukannya UU No. 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (JPH) yang bersifat wajib (mandatory) maka UII dan FTI UII pada umumnya dan IKATI FTI pada khususnya mempunyai kesadaran untuk ikut mensukseskan JPH tersebut ke masyarakat luas. Peran serta yang dimaksudkan tentunya sesuai dengan disiplin ilmu yang dimiliki yaitu bidang Teknologi Industri.  "Urun peran tersebut diharapkan bukan saja pada tatanan sosialisasi namun juga bersifat holistik partisipatif mulai dari kesadaran (awareness), pendidikan (education), keilmuan (knowledge), riset (research), dan industri (industry) itu sendiri."

Ivan menjelaskan konsep dan implementasi halalan thoyiban yang sudah mendunia diharapkan tidak lagi sekedar trend namun untuk dapat lebih disikapi sebagai sebuah kebutuhan yang hakiki dalam hidup ini. Karena itu, penciptaan ekosistem halalan thoyiban yang terdiri manusia dan lingkungannya merupakan suatu keperluan mutlak yang sudah sewajarnya untuk dipersiapkan bersama.  Sedangkan pemberlakuan UU tentang JPH tersebut tentunya akan memberikan dampak bukan saja kepada pelaku bisnis, UMKM dan industri namun juga kepada pasar dan masyarkat luas itu sendiri. "Indonesia merupakan salah satu pasar dengan populasi muslim terbesar tentulah memerlukan banyak sumberdaya manusia yang berpengetahuan dan pakar di bidang Halal industri ini. Karena itu, Indonesia sudah seharusnya dapat menangkap peluang tersebut untuk dapat menjadi pusat Halal Park. Lulusan UII akan diharapkan untuk tidak hanya menerapkan ilmu yang dimiliki dengan baik namun juga praktik ilmu yang sesuai dengan syariat Islam,". (Tom)

 

BERITA REKOMENDASI