Impor Daging Kerbau Tekan Mahalnya Harga Komoditas Lain

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA (KRjogja.com) – Pemerintah menargetkan impor daging kerbau hingga 100.000 ton hingga puasa dan Lebaran tahun depan. Selain itu, pemerintah berencana mengimpor 700.000 sapi bakalan hingga akhir 2017.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, pemerintah siap mendatangkan kembali daging dari India dalam waktu dekat. Pemerintah akan mengimpor daging hingga 100.000 ton untuk menekan harga yang masih tinggi dan menyiapkan kebutuhan selama Ramadan dan Lebaran tahun 2017.

"Kita menargetkan impor daging hingga 100.000 ton. Sebanyak 70.000 ton hingga akhir Desember 2016, sisanya sebanyak 30.000 ton untuk persiapan puasa dan lebaran," ungkap Menko Perekonomian dalam Rapat Koordinasi Stabilisasi Harga dan Ketersediaan Pangan.

Menurut Dirut Perum Bulog Djarot Kusumayakti, saat ini daging kerbau yang dijual Bulog dibanderol dengan harga Rp 60.000 per kilogram di tingkat pengecer dan Rp 65.000 per kilogram di tangan konsumen. "Kami melakukan penjualan langsung untuk menjaga harga tetap stabil dan sebagian pasar sudah bisa menerima daging kerbau ini," kata Djarot.

Hingga akhir 2017, pemerintah juga berencana melakukan impor sebanyak 700.000 sapi bakalan. Dalam rapat tersebut disetujui feedloter yang mendapatkan jatah impor sapi harus memenuhi rasio antara sapi indukan dan bakalan. (*)

BERITA REKOMENDASI