Impor Garam Industri Capai 167 Ribu Ton

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Impor garam industri sudah tiba di Indonesia pada Februari lalu mencapai 167 ribu ton atau 4,5 persen dari kuota impor garam industri sebesar 3,7 juta ton pada 2018.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto mengatakan impor garam industri ini seluruhnya berasal dari Australia. Namun, ia mendengar jumlah ini masih kurang memenuhi kebutuhan industri, sehingga ia memprediksi impor garam industri terus berjalan sepanjang tahun ini.

"Impor garam industri sudah ada, 167 ribu ton dari Australia. Karena memang kebutuhan garam industri masih kurang, jadi kebijakan impor garam ini cukup ditunggu," ujarnya.

Sebelumnya, Kementerian Perdagangan sendiri telah menerbitkan izin impor garam sebesar 2,37 juta ton atau 64,05 persen dari kuota impor garam di tahun ini. Selain itu, permintaan izin impor garam industri bagi sektor aneka pangan sebesar 500 ribu ton lagi sudah mampir di meja Kementerian Perdagangan (Kemendag).

Hanya saja, Kemendag masih belum mau menyetujui impor tersebut lantaran impor garam industri aneka pangan belum masuk rekomendasi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

"Saya harus menunggu rekomendasi dari KKP. Saya tidak bisa mengeluarkan kalau tidak ada rekomendasi dari KKP sendiri," tutur Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Oke Nurwan di Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, kemarin. (*)

BERITA REKOMENDASI