Indeks Perilaku Anti Korupsi Naik Jadi 3,71

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan Indeks Perilaku Anti Korupsi (IPAK) 2017 sebesar 3,71 poin dari skala 0 sampai 5. Angka ini lebih tinggi dibanding 2015 yang sebesar 3,49.

Semakin tingginya indeks perilaku anti korupsi ini, maka semakin sadar masyarakat akan bahaya korupsi yang membuktikan bahwa semakin anti korupsi. Sebaliknya, jika indeks semakin mendekati 0 menunjukkan bahwa masyarakat berperilaku semakin dekat dengan korupsi.

"Indeks Perilaku Anti Korupsi Indonesia 2017 sebesar 3,71 dari skala nol sampai lima. Ini membuktikan bahwa Indonesia cenderung sudah anti korupsi," jelas Deputi Bidang Statistik Sosial Badan Pusat Statistik (BPS), M Sairi Hasbullah, Kamis (15/06/2017).

Dia menambahkan, survei yang sudah dilakukan sejak 2012 terus mengalami peningkatan setiap tahunnya, dan di 2019 ditargetkan mencapai angka 4. Dalam penyusunan IPAK ini, komposisinya disusun berdasarkan dua dimensi, yaitu persepsi dan pengalaman.

Pada 2017, baik indeks persepsi maupun indeks pengalaman mengalami peningkatan. Kemudian, BPS juga mencatat, indeks anti korupsi masyarakat perkotaan cenderung lebih tinggi sebesar 3,86 dibanding masyarakat pedesaan sebesar 3,53. (*)

BERITA REKOMENDASI