India dan Indonesia Perkuat Pasar Sawit

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Menteri Luar Negeri India Sushma Swaraj mengatakan negaranya sepakat memperkuat kerja sama ekonomi dengan Indonesia demi mengurangi defisit perdagangan kedua negara semakin tinggi.

“Saya menyatakan pentingnya mengatasi defisit perdagangan yang tinggi antara India dan Indonesia. Cara terbaik adalah tidak membatasi perdagangan,” kata Swaraj.

Dia menuturkan pihaknya bersama dengan pemerintah Indonesia memperkuat kerja sama demi nilai perdagangan yang seimbang dan berkelanjutan. Caranya, dengan memberikan akses pasar yang lebih besar untuk barang dan jasa.

Sejumlah komoditas yang diperdagangkan antara kedua negara adalah tambang dan sawit.

Berdasarkan data kedutaan besar India untuk Indonesia, sepanjang Januari hingga Oktober 2017, defisit perdagangan kedua negara mencapai US$14 miliar. Padahal, defisit perdagangan rata-rata per tahunnya berkisar US$10 miliar, dengan surplus pada Indonesia.

Perdagangan RI-India sebagian besar didominasi oleh komoditas sawit. Indonesia merupakan eksportir sawit terbesar bagi India. Hal yang sama, India juga merupakan pengimpor komoditas sawit Indonesia terbesar bahkan mengalahkan Uni Eropa. (*)

BERITA REKOMENDASI