Indonesia Kekurangan 233,4 Ribu Ton Daging Sapi

JAKARTA (KRjogja.com) – Direktur Pengolahan Hasil Pertanian dan Peternakan Kementerian Pertanian pada tahun 2016 Indonesia masih kekurang daging sapi sebesar 233,4 ribu ton. Pasalnya produksi daging sapi dalam negeri mencapai 441,76 ribu ton sedangkan kebutuhan sapi per tahun mencapai 675,22 ribu ton.

"Indonesia masih kekurang daging sapi, bahkan mencapai 233,4 ribu ton tahun ini," Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan Kementerian Pertanian Fini Murfiani pada acara diskusi dengan Forkem di Jakarta, Jumat (29/07/2016).

Dikatakan, kekurangan daging sapi tersebut harus impor agar kebutuhan daging sapi dalam negeri bisa dipenuhi. Menyinggung tentang harga daging yang masih mahgal di dalam negeri, Fini mengatakan, hal itu merupakan kecurangan dari para importir Daging sapi.Selama ini banyak importir nakal yang mempermainkan harga daging sapi impor. Kaena itu, harus membatasi margin keuntungan dari importir.

"Rencananya, margin keuntungan akan dibatasi sebesar 10 persen. Importir, nanti kami akan koordinasi dengan Kemendag, nanti masing-masing margin itu kita batasi maksimal 10 persen . Tapi mereka masih tetap akan untung," katanya.

Menurut Fanny, saat ini Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) telah mengusulkan bahwa margin keuntungan dari importir daging sapi sebesar di bawah 10 persen. Hanya saja, saran ini masih perlu dibahas secara lebih lanjut antara Kementerian Pertanian dan Kementerian Perdagangan. "Nanti juga akan kita bahas tingkat keuntungan apakah di bawah 10 persen atau di atas 10 persen. Kalau KPPU mengusulkan di bawah 10 persen," katanya. (Lmg)

BERITA REKOMENDASI