Indonesia Masih Rentan Covid-19

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny Plate menjelaskan, upaya deteksi dilakukan dengan meningkatkan tiga hal, yaitu tes epidemiologi, rasio kontak erat yang dilacak, dan surveilans genomik di daerah-daerah yang berpotensi mengalami lonjakan kasus.

Sementara, upaya terapeutik dilakukan dengan mengkonversi tempat tidur rumah sakit (RS) untuk penanganan Covid-19, pemenuhan suplai oksigen dan alat kesehatan, peningkatan jumlah SDM kesehatan, pengerahan tenaga kesehatan cadangan, pengetatan syarat masuk RS, dan optimalisasi pemanfaatan isolasi terpusat.

“Begitu juga vaksinasi, dengan penambahan alokasi vaksin pada daerah dengan kasus dan mobilitas tinggi, penambahan tempat sentra vaksinasi, pemberlakuan syarat kartu vaksin untuk pelaku perjalanan dan penggunaan fasilitas publik, dan percepatan vaksinasi pada kelompok rentan, lansia dan orang dengan komorbid,” ujar Johnny.

Dia mengatakan, upaya-upaya tersebut harus berjalan seiring peningkatan kesadaran masyarakat. Johnny pun kembali mengimbau masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), khususnya di pintu masuk Indonesia.

“Kelengahan dan ketidakpedulian sekecil apapun pasti menyebabkan peningkatan kasus dalam beberapa minggu ke depan,” katanya.

Johnny menyatakan, posisi Indonesia saat ini masih rentan, dengan status zona oranye dan capaian vaksin yang rendah di banyak daerah. Di sisi lain, Indonesia juga akan memasuki masa libur Natal dan Tahun Baru yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

Ditegaskan, masyarakat harus selalu waspada, karena beberapa negara tetangga saat ini tengah menghadapi varian baru Covid-19 dan gelombang kasus baru. Peringatan yang sama juga telah dikeluarkan oleh WHO atau Badan Kesehatan Dunia, bahwa penurunan kasus tak berarti Indonesia keluar dari pandemi. (*)

 

BERITA REKOMENDASI