Indonesia Menduduki Peringkat ke-35 untuk Negara yang Rawan Bencana

JAKARTA, KRJOGJA.com – Indonesia menduduki peringkat ke-35 untuk negara yang rawan akan bencana. Didukung dengan jumlah penduduk Indonesia yang cukup besar, timbulnya bencana memiliki resiko yang cukup memakan banyak korban.

Oleh karena itu generasi muda harus peduli terhadap isu kemanusiaan yang ada dan mempunyai peran penting dalam mengawasi dan menjaga sumber daya manusia, sumber daya alam, kualitas lingkungan kependudukan, dan hal lainnya yang berkaitan dengan kemanusiaan. Demikian diungkapkan Sri Ulya Suskarwati, S.E., M.Si, selaku Ketua Taskforce PK-KM LSPR Institute di Jakarta, Rabu (10/11/2021).

Tercatat data statistik oleh BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) sampai bulan September 2021, sudah terjadi 1.969 kejadian bencana yang menimbulkan 6.208.250 korban jiwa (menderita dan mengungsi), 583 korban jiwa (meninggal dan hilang).

Dengan ini, untuk mengantisipasi terjadinya bencana, maka diperlukan penanggulangan bencana, dan wawasan mengenai mitigasi bencana, yang ditujukan untuk generasi muda yang cepat, tangkas dan siap siaga untuk dapat membantu isu-isu terkait kebencanaan dan kemanusiaan. Generasi muda adalah pemegang masa depan bangsa. Sudah semestinya pemuda saat ini berperan besar terhadap persoalan kemanusiaan dan juga masalah kebencanaan yang seringkali terjadi dalam masyarakat harapnya.

Untuk mendukung kemajuan-kemajuan dalam upaya penanggulangan bencana, krisis dan isu-isu kemanusiaan, LSPR Communication & Business Institute, berkolaborasi dengan Indonesia Resilience (IRES) melaksanakan program kegiatan “Proyek Kemanusiaan – LSPR PEDULI” untuk berkontribusi dalam upaya penanggulangan bencana, krisis dan isu kemanusiaan bagi generasi muda di Indonesia.

Proyek Kemanusiaan – LSPR PEDULI merupakan sub program dalam kegiatan Program Kompetisi Kampus Merdeka (PK-KM) dari Ditjen Dikti yang dimenangkan oleh LSPR Institute. Telah dilaksanakan serangkaian kegiatan sebelumnya seperti webinar sejak Agustus 2021.

Puncak kegiatan dalam sub program ini adalah kegiatan-kegiatan sosial yang akan dilaksanakan secara langsung di Desa Taman Jaya, Pandeglang, Banten pada tanggal 15-19 November 2021. Sembilan dosen dan staf serta delapan mahasiswa/i LSPR Institute akan ikut berperan serta menjadi relawan dalam Proyek Kemanusiaan LSPR Peduli.

“Alhamdulillah, LSPR Institute telah memenangkan salah satu kegiatan Kampus Merdeka yang diselenggarakan oleh Ditjen Dikti yaitu PK-KM ini. Pada bulan Juli lalu, LSPR resmi melaksanakan 5 sub program PK-KM ini, salah satunya adalah Proyek Kemanusiaan – LSPR Peduli,” ujar Dr. Sri Ulya Suskarwati.

BERITA REKOMENDASI