Investasi Tak Bisa Diandalkan Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak bisa mengandalkan investasi di tengah pandemi virus corona (covid-19). Sebab, laju pertumbuhannya pasti minus.

“Kita tidak bisa mengharapkan lagi yang namanya investasi, itu pasti minus pertumbuhannya,” ungkap Jokowi.

Begitu juga dengan kontribusi ekonomi dari aliran dana para perusahaan swasta. Pasalnya, mereka juga terpukul dengan tekanan ekonomi di tengah pandemi corona.

Begitu juga dengan aliran kredit dari bank. “Kredit perbankan yang dulu bisa tumbuh 12 persen, bisa tumbuh 13 persen, bisa tumbuh 8 persen, jangan berharap lagi dari sana. Sekali lagi, belanja pemerintah,” ujarnya.

Menurut Jokowi, kontribusi pertumbuhan ekonomi saat ini hanya bisa diharapkan dari belanja pemerintah. Hal ini dilakukan melalui belanja dari semua pos, mulai dari belanja modal, barang dan jasa, hingga pegawai. “Oleh sebab itu, jangan sampai ada nge-rem. Kuncinya hanya di situ,” katanya.

Kendati begitu, ia menggarisbawahi kontribusi pertumbuhan tidak bisa hanya dari pemerintah pusat, melainkan harus dari pemerintah daerah (pemda) juga. Bila dilakukan, belanja keduanya akan mendorong konsumsi masyarakat. (*)

BERITA REKOMENDASI