ISMI Bertekad Kembangkan Teknosa

JAKARTA (KRjogja.com) – Ikatan Saudagar Muslim se-Indonesia (ISMI) dalam rapat koordinasi nasional (rakornas) ke – 2 di Jakarta, Jumat (11/11/2016) bertekad untuk mengembangkan teknologi, inovasi dan kewirausahaan (teknosa). Hal ini dikarenakan  untuk memacu pertumbuhan bisnis di  kalangan umat Islam Indonesia. Peryataan ini diungkapkan oleh Ketua Umum ISMI Ilham Akbar Habibie di rakornas ISMI.

Lebih jauh, Ilham menambahkan, dengan adanya rakor ISMI ke-2 kedepannya akan melakukan koordinasi dengan  jaringan – jaringan ISMI diberbagai daerah dalam mengembangkan teknosa. Ia menyadari perekonomian umat Islam masih banyak ketertinggalannya,  maka ditahun yang akan datang dengan kehadiran ISMI ekonomi umat Islam harus berkembang dengan pesat. Teknosa, kata dia, merupakan salah satu solusi dalam memajukan para pelaku bisnis Muslim di Indonesia.

Fokus dari Teknosa, menurut Ketum ISMI adalah pada pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), dimana dalam UMKM terbagi dalam berbagai kelas yang ada dan itu harus dibenahi dalam teknosanya baik permodalan, teknologi, pemasaran dan kualitas sumber daya manusia. ISMI menyakini dengan teknosa akan mengangkat pelaku pelaku UMKM umat Islam. "Saya menyakini dengan jaringan ISMI yang ada selama ini akan mempu mendongkrak persoalan ekonomi umat,"paparnya.

Sektor UMKM menjadikan bidikan dari ISMI, hal ini tidak lepas dari besarnya produk domestik bruto ( PDB) yang disumbangkan disektor tersebut. Maka membangun teknosa disektor UMKM akan melecutkan para saudagar Muslim untuk terlibat dalam pembangunan ekonomi.

Terkait dengan ISMI, ISMI adalah organisasi saudagar Muslim yang dimotori oleh empat organisasi massa Islam yakni Muhammadiyah, NU, MUI dan ICMI. Tujuan didirikannya ISMI adalah menciptakan pelaku pelaku bisnis dikalangan umat Islam dan memiliki kontribusi dalam pembangunan.

Sementara Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan juga Sekretaris Jendral Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas mengatakan, salah satu yang belum dikuasai oleh umat Islam di Indonesia adalah sektor perekonomian. Pada hal penentu kekuasaan di negeri ini adalah,  siapa yang menguasai ekonomi. Inilah, menurutnya, harus dikejar oleh umat Islam. Maka terbentuknya ISMI sangat strategis bagi umat Islam untuk berusaha keras dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dengan demikian umat Islam akan sejahtera.

Anwar Abbas menambahkan, kata kunci dari keberhasilan umat Islam dalam menumbuhkan ekonomi adalah membangun sinergisitas bersama. "Melalui ISMI inilah tempat membangun sinergisitas bagi  para pelalu usaha Muslim Indonesia,"paparnya. (*)

 

BERITA REKOMENDASI