Jadi Jubir Satgas Covid-19 yang Baru, Siapa Wiku Adisasmito?

JAKARTA, KRJOGJA.com – Posisi Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) percepatan penanganan Covid-19 di Indonesia tidak lagi dipegang Achmad Yurianto. Pemerintah telah menunjuk Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito, untuk menggantikannya mulai Selasa (21/7/2020).

Prof. drh. Wiku Adisasmito, MSc. Ph.D lahir di Malang, 20 Februari 1964. Dia menamatkan pendidikannya dari IPB Bogor tahun 1988 sebagai Dokter Hewan, meraih Master of Science (MSc) dari Colorado State University (CSU) pada tahun 1990 dan Doctor of Philosophy (Ph.D.) tahun 1995.

Guru besar yang mendalami kebijakan kesehatan di bidang sistem kesehatan dan penanggulangan penyakit infeksi ini, berkiprah aktif dalam jejaring Tri Dharma di tingkat internasional dan nasional. Wiku adalah seorang staf pengajar di Departemen Administrasi dan Kebijakan Kesehatan, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia untuk beberapa mata kuliah sarjana dan pascasarjana terkait analisis dan pembuatan kebijakan kesehatan. Dia telah menyelesaikan penelitian yang dilaksanakan sejak tahun 1992, dimana sebagian besar bertemakan sistem kesehatan dan penanggulangan penyakit infeksi.

Beberapa publikasi ilmiah yang memiliki impact factor dan citation index adalah Avian and Pandemic Human Influenza Policy in South-East Asia: The Interface between Economic and Public Health Imperatives dan Critical Interactions between Global Fund-supported Programmes and Health Systems: A Case Study in Indonesia yang dimuat di Health Policy and Planning Journal pada 2011 dan 2010. Publikasi lainnya, yaitu Pandemic Influenza Preparedness and Health Systems Challenges in Asia: Results from Rapid Analyses in 6 Asian Countries yang dimuat dalam BMC Public Health di tahun 2010, serta Effectiveness of Antiviral Treatment in Human Influenza H5N1 Infections: Analysis from A global Patient Registry yang dimuat dalam Journal of Infectious Disease pada 2010.

Pengabdian masyarakat dalam berbagai jejaring internasional dan nasional terkait penyakit infeksi telah dilaksanakan atas nama UI sejak 2008. Wiku telah berperan sebagai anggota panel ahli dalam Komisi Nasional Pengendalian Flu Burung dan Kesiapsiagaan Menghadapi Pandemi Influenza (Komnas FBPI).

Ia berperan signifikan sebagai Steering Committee mewakili Indonesia dalam jejaring Asian Partnership for Emerging Infectious Disease Research (APEIR). Pada 2011,u dipercaya sebagai Dewan Eksekutif CORDS (Coordinating Organizations of Regional Disease Surveillance) dalam jejaring internasional surveilans penyakit.(Ati)

BERITA REKOMENDASI