Jaga Kualitas untuk Jaga Amanah Penyumbang

Editor: KRjogja/Gus

LOMBOK, KRjogja.com – Panitia pembangunan kembali sekolah di SDIT Nurul Hijrah dan Sekolah MI/SMA Islam Nurul Hijrah berjanji untuk transparan dalam pelaksanaan pembangunan rekonstruksi kembali ruang ruang kelas yang hancur. Langkah tersebut guna mendapatkan kontrol yang kuat sehingga terhindar penyimpangan. Sehingga amanah dari Pembaca Kedaulatan Rakyat (KR) dapat dilaksanakan dengan baik.

"Kepercayaan dari penyumbang harus dijaga dengan mengerjakan pembangunan kembali sekolah dengan baik dan sesuai standar, " ujar Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB Ahmadi ST mewanti wanti panitia pembangunan SDIT Darut Tauhid, Sabtu (17/11) usai penandatanganan kontrak kerja pembantu dan kembali sekolah di masjid setempat, Dusun Jurong, Desa Sembalun Bumbung, Sembalun Lombok Timur. Sebelumnya di tempat lain juga dilakukan kontrak kerja pembangunan kembali sekolah Nurul Hikrah di Sugian, Sambelia Lombok Timur dengan dihadiri para guru, komite,. tokoh masyarakat  dan guru.

Menurut Ahmadi, meski dalam pelaksanaan melibatkan masyarakat, namun dalam pengerjaan tidak boleh asal-asalan. Harus ada pengawasan oleh ahlinya, sehingga kekuatan bangunan memenuhi standar tahan gempa.
Tim Teknisi dari KR, Herry Geha ST menjelaskan dalam pelaksanaan pekerjaan dengan swakelola, salah satunya adanya untuk menghidupkan kembali gairah perekonomian warga. Tenaga menggunakan warga sekitar. Namun demikian, dalam pekerjaan tetap memenuhi syarat seperti yang tertuang dalam kontrak.

Dalam penandatangan kontrak dan penyerahan dana awal pembangunan disaksikan warga Desa Sembalun Bumbung. Juga hadir Kepala Sembalun Bumbung, Sunardi. 

Penekanan yang sama juga di sampaikan pada panitia pembangunan kembali sekolah Nurul Hijrah. Mereka diminta untuk melaporkan secara berkala, agar pencairan dana bisa sesuai dengan jadwal. Kedua lokasi pembangunan tersebut ditargetkan selesai 4 bulan. (Jon)

 

BERITA REKOMENDASI