Jalur Wisata Anyer dan Tanjung Lesung Normal

JAKARTA, KRJOGJA.com – Jalur wisata di kawasan Pantai Anyer hingga Tanjung Lesung sudah berangsur normal. Jalur yang sebelumnya tertutup pasca tsunami di Selat Sunda yang menerjang kawasan pesisir Banten dan Lampung pada Sabtu (22/12), sudah dilintasi baik dari arah Cilegon ataupun Pandeglang.

"Sudah normal. Tidak ada puing-puing yang melintang di badan jalan. Hal itu berkat kerja keras tim gabungan TNI, Polri, Basarnas dan K/L terkait,” kata Ketua Tim Tourism Crisis Center ( TCC) Kementerian Pariwisata,  Guntur Sakti dalam siaran persnya di Jakarta  Rabu (26/13).

Dikatakan,  sepanjang Pantai Anyer hingga Tanjung Lesung, masyarakat yang bangunannya terdampak, perlahan ikut membersihkan bangunan. Dermaga untuk kapal dan Speedboat yang berada di Kawasan sekitar Pantai Carita mengalami kerusakan, serta beberapa speedboat juga rusak akibat tsunami. 

Guntur juga mengatakan,  tercatat 69 hotel dan Villa rusak serta 60 warung makan dan toko rusak. Hotel dan penginapan di sekitar Carita mengalami kerusakan paling parah, di antaranya Hotel Mutiara Carita 35 unit cottage dan 24 kamar hotel rusak dengan kerusakan bangunan sekitar 85 persen. Selain itu, Sambolo Beach Bungalow dari 31 unit Bungalow yang tersisa 3 unit Bungalow dengan kerusakan bangunan 90 persen, Villa Rika Sambolo dengan kerusakan 90 persen, Lucia Cottage dengan kerusakan bangunan 70 persen. 

Sedangkan  50 penginapan dan hotel tidak berdampak pada kerusakan tetapi berdampak pada tidak adanya pengunjung di sekitar Carita. Untuk jaringan telekomunikasi, Telkomsel dan PT. Telkom sedang melakukan perbaikan jaringan, sedangkan jaringan listrik sudah berfungsi. (Lmg)

BERITA REKOMENDASI