Jangan Asal, Ini Syarat Jika Anda Ingin Adukan Pembayaran THR

JAKARTA, KRJOGJA.com – Kementerian Ketenagakerjaan mengingatkan pekerja yang hendak mengadu terkait masalah pembayaran tunjangan hari raya (THR),‎ seharusnya memberikan identitas yang jelas agar bisa ditindaklanjuti.

Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial Kementerian Ketenagakerjaan, Haiyani Rumondang dalam keterangannya mengatakan, berdasarkan pengalaman tahun lalu, banyak pengaduan tanpa identitas. Hal ini menyulitkan petugas untuk menindaklanjuti pengaduan. Oleh karena itu, instansi tersebut meminta pengadu untuk memberikan identitas yang jelas.

"Memang banyak pengaduan-pengaduan yang tanpa identitas, itulah sebabnya petugas-petugas nanti akan memilah mana yang tanpa identitas dan mana yang dengan identitas," kata Haiyani, Senin (28/5/2018).

Haiyani mengungkapkan, ‎dari 412 pengaduan yang diterima pada tahun lalu, 171 pengaduan tanpa identitas. Untuk mekanisme pengaduan dibagi dua, antara lain pengaduan datang langsung dan menggunakan pengaduan via media sosial.

"Dalam pelaksanaan, implementasi terhadap pengusaha yang tidak membayar THR ini, memang menjadi kewajiban daerah karena ini kaitannya dengan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan mengenai sanksi administratif, yaitu Nomor 20 Tahun 2016," tutur dia.

Untuk mengawal pembayaran THR dari pengusaha kepada pekerja, Kementerian Ketenagakerjaan membuka Pos Komando Satuan Tugas (Posko Satgas) THR Idul Fitri 2018. Posko Satgas dibentuk untuk mengantisipasi timbulnya keluhan dalam pelaksanaan pembayaran THR keagamaan.(*)

BERITA REKOMENDASI