Jasa Armada Indonesia Konsisten Bukukan Peningkatan Laba

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM) berhasil secara konsisten membukukan peningkatan laba komprehensif sebesar Rp 33,0 miliar pada triwulan I 202 yang naik 2 persen dari Rp 32,3 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Direktur Utama IPCM, Amri Yusuf mengatakan IPCM mencatatkan pendapatan pada triwulan I 2021 sebesar Rp 184,5 miliar, tumbuh 0,2 persen dibanding tahun lalu. Kontribusi terbesar dari jasa penundaan kapal (towage) sebesar Rp 162,3 miliar atau 88 pweawb dari total pendapatan. Pendapatan dari jasa pengelolaan kapal memberi kontribusi 8 persen atau Rp 14,1 miliar dan jasa pemanduan (pilotage) terminal khusus (tersus) berkontribusi 4 persen sebanyak Rp 8,2 miliar.

“Adapun pendapatan dari jasa penundaan kapal terdiri dari pelabuhan umum sebesar Rp 103,5 miliar, terminal untuk kepentingan sendiri (TUKS) sebanyak Rp 34,4 miliar dan tersus senilai Rp 24,4 miliar, dengan peningkatan tertinggi pada TUKS sebesar 53% dibanding triwulan pertama tahun lalu,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (30/06/2021).

Amri menegaskan Perseroan berhasil menekan beban umum dan administrasi sebesar 19 persen dari Rp 28,0 miliar pada triwulan I 2020 menjadi Rp 22,9 miliar pada triwulan tahun ini, sehingga laba usaha triwulan ini naik 5,1% menjadi Rp 38,7 miliar. Neraca keuangan juga menunjukkan perbaikan pada triwulan pertama tahun ini dengan total liabilitas turun signifikan 24,6 persen menjadi Rp 238,9 miliar dibandingkan Rp 316,6 miliar tahun lalu.

“IPCM membagikan dividen sebesar 80 persen dari laba tahun 2020. Kenaikan ini menunjukkan komitmen Perseroan terhadap pemegang saham dan investor yang terus memberikan kepercayaan dan dukungan kepada IPCM,” imbuhnya.

Selain kinerja keuangan yang meningkat, Amri menyatakan sebagai salah satu wujud kepatuhan peraturan dan strategi kelangsungan bisnis perusahaan, IPCM semakin berperan dalam pelaksanaan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP). Melanjutkan kegiatan tahun lalu dimana IPCM menyelenggarakan sosialisasi Penerapan SMAP ISO 37001:2016 kepada mitra bisnis dan penyedia barang dan jasa, sebab IPCM menjadi benchmark pelaksanaan oleh anak perusahaan IPC Group tahun ini.

“Kami juga berhasil mendapatkan sertifikasi untuk International Safety Management (ISM) Code serta Safety Management System untuk perusahaan (DOC ISM CODE) dan 10 kapal tunda (SMC ISM CODE) periode 2021-2025. Sebagaimana diumumkan Bursa Efek Indonesia (BEI), IPCM berhasil naik kelas ke papan utama dari sebelumnya di papan pengembangan pada akhir Mei 2021,” tambahnya. (Ira)

BERITA REKOMENDASI