JK Harap Penempatan Dana Haji untuk Proyek Infrastruktur

Editor: Ivan Aditya

JK Harap Dana Haji Diinventasikan untuk Proyek Infrastruktur

 

JAKARTA, KRJOGJA.com – Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mendorong Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) untuk menginvestasikan dana haji di proyek-proyek infrastruktur. Soalnya, ia menilai imbal hasil dari penempatan dana di sektor infrastruktur lebih menguntungkan ketimbang instrumen investasi lainnya, seperti deposito.

"Kalau berani beli itu jalan tol Jakarta-Bandung pasti feasible. Beli pembangkit listrik dari PLN, pasti nilainya lebih tinggi. Mungkin di atas 15 persen," ujarnya.

Sementara deposito, kata JK, keuntungannya lebih kecil karena memiliki risiko inflasi dan nilai tukar. Hal itu dapat berdampak pada pengelolaan dana BPKH secara jangka panjang. Berbeda halnya jika berinvestasi di sektor infrastruktur, imbal hasilnya akan lebih tinggi daripada inflasi dan nilai tukar.

"Jadi persoalannya investasi yang yield-nya di atas inflasi dan nilai tukar, baru BPKH bisa sustain (berkelanjutan)," katanya.

Kepala BPKH Anggito Abimanyu menyatakan telah menyusun rencana strategis terkait investasi tahun depan. Rencananya, BPKH akan berinvestasi langsung di bidang perhotelan, transportasi, dan katering di Arab Saudi. "Kami menggandeng Islamic Development Bank untuk bisa investasi di Arab Saudi," ucap Anggito. (*)

BERITA REKOMENDASI