JK Sebut Kemenag Kurang Urusi Masjid

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyebut Kementerian Agama kurang memperhatikan persoalan masjid di Indonesia. Akhirnya, kata JK, banyak masjid di Indonesia lebih banyak ditangani oleh masyarakat.

"Yang paling kurang diurus Kementerian Agama itu urusan masjid, paling kurang. Jadi Dirjen Masyarakat Islam enak dia, tidak banyak urusannya kan, dakwah juga tidak, hitung masjid juga tidak," kata Wapres Jusuf Kalla.

JK juga mengomentari terkait jumlah pasti masjid di Indonesia yang tidak terdata di Kemenag. Selama ini, lanjut JK, angka jumlah masjid tersebut menggunakan perkiraan data sebanyak 800 ribu hingga 900 ribu.

"Kita selalu memakai masjid ada 800 ribu, mungkin sekarang sudah 900 ribu. Yang tahu betul itu cuma Allah SWT. Kita tanya Menteri Agama, dia juga tidak tahu," kata Ketua Umum DMI itu.

JK memerintahkan Kementerian Agama, melalui Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Muhammadiyah Amin untuk menghitung dengan tepat jumlah masjid yang ada di Indonesia. JK memerintahkan Kemenag untuk berkoordinasi dengan pemerintah provinsi, kabupaten dan kota untuk menghitung dengan benar jumlah masjid dan musala se-Indonesia.

"Sekarang saya tugasi you selama enam bulan kasih kita (DMI) jumlah (masjid) yang benar. Kita juga wajibkan nanti ketua-ketua (DMI) daerah membikin pemetaan supaya masuk ke aplikasi, nanti dijelaskan di aplikasi DMI," tegas Wapres. (*)

BERITA REKOMENDASI