Jokowi : Anak Kagama Ngutang di warung, Itu biasa

JAKARTA, KRJOGJA.om – Hutang makanan bagi anak kuliah itu biasa.Demikian Presiden Joko Widodo (Jokowi)  seusai menghadiri reuni Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada di JCC Senayan, Jakarta, Sabtu (22/9/2018).

Khususnya alumni UGM zaman dulu, kata Presiden anak UGM saat itu mayoritas dari kelas menengah. "Kalau dulu saya kira hampir semua yang kuliah di UGM dari kelas rakyat. Dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Rote ada semuanya. Dulu memang yang banyak jalan kaki sama naik sepeda, 95 persen naik sepeda dan jalan kaki. Itu dulu," ujar Jokowi .

Ketua Umum Keluarga Alumni Hukum Gadjah Mada (Kahgama), Otto Hasibuan meminta alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) diharapkan menjadi partner strategis pemerintah dalam membangun bangsa Indonesia.  Hal ini disampaikan Ketua Umum Keluarga Alumni Hukum Gadjah Mada (Kahgama), Otto Hasibuan dalam sambutan Temu Kangen Keluarga Alumni UGM di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Sabtu (22/9). 

Otto merupakan Ketua Panitia Temu Kangen Kagama tahun ini yang bertajuk 'Guyub dan Rukun, Kini dan Nanti'. "Saya ajak semua, Kagama selaku institusi, dan alumni selaku individu untuk menjadi partner pemerintah yang strategis dalam membangun bangsa kita," kata Otto. 

Dikatakan, menjadi partner bagi pemerintah ini merupakan salah satu poin dalam hymne Gadjah Mada, yakni berbakti pada Nusa Pertiwi. Untuk itu, katanya, alumni Gadjah Mada, tidak boleh menjadi menara gading atau tak peduli dengan kondisi sosial masyarakat. 

Sebaliknya, Otto mengajak alumni UGM untuk berbakti pada masyarakat dalam bidang apapun. "Gadjah Mada tidak boleh jadi menara gading. Gadjah Mada ada dimana-mana," katanya. 

Lebih jauh, Otto mengajak alumni UGM untuk menjunjung persatuan. Dikatakan, Gadjah Mada dikenal sebagai universitas yang memiliki wawasan kebangsaan. "Kita tidak pernah terkotak-kotak. Apapun yang terjadi persatuan harus junjung tinggi," katanya. (Ati)

BERITA REKOMENDASI