Jokowi Ingatkan BUMN Tak Ambil Proyek Infrastruktur

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk tak mengambil semua pembangunan proyek infrastruktur. Peringatan tersebut merupakan yang kesekian.

Dalam beberapa kesempatan, Jokowi sudah sering mengeluarkan peringatan serupa. Ia meminta BUMN membagi pembangunan proyek infrastruktur kepada perusahaan swasta, termasuk kontraktor lokal.

"Saya sudah perintahkan ini, engga sekali, dua kali. Jangan ambil semuanya! Berikan ruang bagi swasta dan pengusaha lokal, Saya harapkan lima tahun ke depan peran swasta, peran kontraktor lokal betul-betul bisa diberikan ruang yang sebesar besarnya," katanya.

Jokowi mengatakan peringatan ia berikan karena pemerintah sering mendapat keluhan dari kontraktor lokal, baik di provinsi, kabupaten maupun kota;  pembangunan infrastruktur diambil semuanya oleh BUMN. Ia tak ingin dominasi BUMN dalam pembangunan infrastruktur terus berlanjut hingga lima tahun ke depan.

Mantan gubernur DKI Jakarta itu menyebut tak semua pembangunan infrastruktur memakai APBN. Oleh karena itu, kata Jokowi, pemerintah mengembangkan berbagai model pembayaran, seperti KPBU, PPP, hingga PINA.

"Selalu saya sampaikan, tolong tawarkan, berikan prioritas pada swasta dulu. Kalau swasta tak mau, silakan BUMN yang mengerjakan terutama yang IRR rendah karena ada suntikan PMN," tuturnya. (*)

BERITA REKOMENDASI