Jokowi Ingin Indonesia Miliki Industri Mobil Listrik

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) serius membangun industri kendaraan listrik di Indonesia untuk mengurai ketergantungan pada energi fosil. Jokowi bahkan ingin Indonesia 'loncat' ke era kendaraan listrik karena merupakan tren industri otomotif global.

Salah satu bukti keseriusan Jokowi dengan menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai yang resmi diundangkan pada 12 Agustus 2019.

"Kita sudah mulai membuka ruang pengembangan mobil listrik tapi kita ingin lebih dari itu, kita ingin membangun industri mobil listrik sendiri," kata Jokowi.

Menurut Jokowi dunia saat ini mengalami transisi menghasilkan kendaraan ramah lingkungan. Negara-negara di benua biru Eropa dan Amerika Serikat sudah memulai menghasilkan kendaraan-kendaraan yang tidak menghasilkan emisi gas buang demi kelestarian lingkungan.

Salah satu jenis kendaraan ramah lingkungan yang akan diutamakan oleh Jokowi adalah kendaraan berbahan bakar alternatif atau disebut mobil 'flexy'. Pemerintah kini terus meneliti penggunaan biodiesel B30 setelah B20 yang resmi berlaku pada tahun lalu.

"Kita harus berani memulai dari sekarang beberapa lompatan kemajuan sudah kita lakukan. Kita sudah mulai dengan program B20, akan masuk ke B30 campuran solar dengan 30 persen biodiesel. Tapi kita bisa lebih dari itu kita bisa membuat B100," ucap Jokowi. (*)

BERITA REKOMENDASI