Jokowi Ingin Tarik Profesional Kembali ke Indonesia

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA (KRjogja.com) – Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan Presiden Joko Widodo memang berkeinginan agar pelajar, mahasiswa, orang-orang profesional yang bekerja dan bersekolah di luar negeri dapat segera kembali ke tanah air. Hal itu pulalah yang menjadi tujuan Jokowi memilih Arcandra Tahar yang kini sudah menjadi mantan menteri energi dan sumber daya mineral (ESDM).

Menurut Tjahjo, Jokowi ingin putra dan putri bangsa itu sudah mendapat ilmu dan pengalaman menerapkannya bagi Indonesia. Itu sebabnya, orang-orang profesional itu perlu ditarik kembali membangun bangsanya. "Itu yang saya tangkap keinginan Pak Jokowi. Tapi prinsipnya ya bahwa negara kita memang ada UU yang mengatur. Saya kira dengan pengalaman yang terjadi ini, toh kalau mau cepat, pemain sepak bola bisa kok cepat seminggu bisa selesai. Ini kok, ya…" kata Tjahjo di Jakarta, Rabu (17/08/2016).

Menurut Tjahjo, sudah waktunya Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Yasonna H. Laoly segera mencari solusi terutama mendukung niat baik Jokowi agar warga yang muda, yang tua kembali ke Indonesia membangun bangsa ini. Namun, menurut dia, belum perlu merevisi UU Kewarganegaraan. Dia mengatakan UU yang ada saat ini juga perlu terus mengikuti perkembangan zaman.

Di sisi lain, warga negara Indonesia yang ditawari atau dibujuk negara lain seharusnya tidak menerima kewarganegaraan itu. Dia mencontohkan, hal ini sudah dilakukan mantan Presiden RI B.J. Habibie. "Walaupun dirayu Jerman kayak apa, dia punya prinsip saya putra bangsa Indonesia, saya disekolahkan," katanya. (*)

BERITA REKOMENDASI