Jokowi Kembali Tegur Para Menteri

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Jokowi kembali menegur para menteri akibat realisasi anggaran untuk penanganan Covid-19 yang masih rendah, pada rapat Senin (3/8). Bahkan ada kementerian/lembaga yang belum memiliki Daftar Isian Pelaksana Anggaran (DIPA) penanganan Covid-19.

“Itu teguran agar kerja lebih keras lagi, karena ini pandemi, krisis. Jadi presiden terus ingatkan supaya menteri bisa bekerja lebih keras lagi,” ujar Tenaga Ahli Kedeputian Kantor Staf Presiden Donny Gahral Adian.

Donny menilai jajaran menteri selama ini telah berupaya menangani pandemi Covid-19. Namun ia tak menampik para menteri kerap terkendala birokrasi sehingga membuat pekerjaan menjadi terhambat.

Misalnya, Kementerian Kesehatan yang pernah disindir Jokowi lantaran realisasi anggarannya masih rendah. Setelah ditelusuri ternyata rendahnya penyerapan anggaran terjadi karena keterlambatan klaim baik insentif tenaga kesehatan dan biaya perawatan.

“Semua pasti sedang bekerja mengatasi krisis ini tapi mungkin memang ada yang perlu diterabas dengan kebijakan out of the box,” katanya.

Di sisi lain, Donny menilai teguran yang berulang kali disampaikan itu tak lantas membuat Jokowi langsung melakukan perombakan kabinet atau reshuffle pada jajaran menteri. Menurutnya, teguran itu tak lebih dari bentuk evaluasi dari pimpinan kepada bawahan.

“Belum bisa diartikan reshuffle. Itu biasa kan evaluasi dari pimpinan, arahan, peringatan agar kerja lebih keras lagi,” ucap Donny. (*)

BERITA REKOMENDASI