Jokowi Larang Uang Bantuan untuk Beli HP

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) melarang penerima Bantuan Presiden untuk Usaha Mikro (BPUM) sebesar Rp2,4 juta per penerima dipakai untuk membeli telepon genggam (handphone). Ia ingin bantuan benar-benar dimanfaatkan untuk tambahan modal usaha.

“Hati-hati, jangan dibelikan handphone sisanya, harus disimpan kalau-kalau perlu untuk perluasan usaha,” ungkap Jokowi.

Ia juga meminta para pedagang bisa berpikir layaknya seorang pengusaha, di mana dana yang ada digunakan semaksimal mungkin untuk menambah produk yang akan dijual. Bisa juga untuk membeli kebutuhan bahan baku.

“Yang pedagang asongan misalnya, Rp2,4 juta tadi dipakai untuk perbanyak produk yang akan dijual, berpikirnya harus seperti pengusaha. Jangan sampai itu ada sisa kemudian dibelikan ke hal-hal yang konsumtif,” jelasnya.

Selain itu, Jokowi juga mengingatkan para pedagang agar lebih semangat dan bekerja keras dalam mempertahankan usahanya. Ia tidak ingin para pedagang kehilangan momentum. (*)

BERITA REKOMENDASI