Jokowi Minta Anggaran Terlalu Tinggi Dicoret

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA (KRjogja.com) – Presiden meminta menteri dan pimpinan lembaga benar-benar memperhatikan anggaran di kementerian/lembaga masing-masing. Angka-angka dalam anggaran yang jauh dari logika harus dicoret demi efisiensi. Efisiensi ini terutama harus dilakukan pada program-program yang non prioritas nasional.

"Saya juga instruksikan, perintahkan, pimpinan kementetian lembaga untuk dapat disiplin melaksanakan penghematan belanja. Saya juga sudah perintahkan ini berkali-kali. Coba dilihat satu per satu, dilihat secara detail sampai satuan tiga, hal-hal yang kira-kira nggak masuk akal dan kira-kira angkanya terlalu tinggi, coret, ganti yang masuk logika," kata Jokowi dalam Sidang Kabinet Paripurna di Kantor Presiden Jakarta, Rabu (03/08/2016).

Efisiensi, kata Jokowi, bisa dilakukan untuk belanja-belanja operasional dan belanja barang. Dia menekankan agar belanja-belanja modal yang lebih diprioritaskan. Begitu pula, kata Jokowi dalam urusan dana alokasi khusus (DAK). Dia meminta semuanya harus detail dan dapat dipertanggungjawabkan terutama yang berkaitan dengan DAK penugasan.

Dalam kebijakan belanja kementerian lembaga, Jokowi meminta menteri dan pimpinan lembaga fokus pada upaya melanjutkan dan memperkuat pelaksanaan program-program prioritas. Dia tidak mau ada kebijakan belanja yang lepas dari program-program prioritas yang telah direncanakan selama ini. (*)

BERITA REKOMENDASI