Jokowi Minta Maskapai Turunkan Tarif Tiket

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengimbau maskapai agar penurunan tarif tiket pesawat bisa berlangsung pekan ini. Imbauan itu disampaikan di tengah hadirnya banyak keluhan, tak hanya dari penumpang, tetapi juga kalangan industri perhotelan dan restoran.

"Diusahakan (tarif tiket pesawat turun) minggu ini," ucap Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Menurut dia, pemerintah optimistis tarif tiket pesawat bisa turun karena sudah beberapa kali berkomunikasi dengan sejumlah maskapai nasional. Hanya saja, pemerintah tidak bisa memastikan tarif tiket pesawat akan benar-benar kembali turun sesuai harga semula pada akhir 2018 lalu.

Sebab, Budi mengatakan pemerintah masih membuka ruang bagi maskapai untuk menaikkan tarif tiket pesawat dengan level yang rendah yakni hanya sekitar 10 persen – 20 persen dari rata-rata tarif tahun lalu. Jangan sampai harga tiket naik hingga kisaran 40 persen – 60 persen seperti yang selama ini dikeluhkan banyak pihak. "Dari angka tahun lalu, jadi kalau naik batasnya maksimal segitu, 10-20 persen," ujarnya.

Budi mengatakan pemerintah tidak bisa benar-benar menurunkan tarif tiket pesawat hingga murni kembali ke kisaran tarif pada 2018, karena pemasangan tarif seharusnya memang terjadi secara alami berdasarkan persaingan pasar. "Ini kan korporasi, kami tidak boleh intervensi. Biar mereka yang kalkukasi," ungkapnya.

Kendati begitu, Budi Karya menekankan sikap ini bukan semata-mata pemerintah membela pihak maskapai. Khususnya, Kementerian Perhubungan sebagai regulator memang hanya bisa sebatas menyediakan regulasi bagi industri.

Menurut dia, pemerintah tetap memihak kepada kepentingan masyarakat karena mempertimbangkan daya beli masyarakat. "Kami balance, jadi kami pikirkan semuanya. Airline dipikirkan, tapi masyarakat juga," tekannya. (*)

BERITA REKOMENDASI