Jokowi Pekan Depan Tinjau Lokasi Istana di Ibu Kota

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bakal meninjau lokasi ibu kota negara baru, di wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, pekan depan. Jokowi ingin menetapkan lokasi yang menjadi pusat pemerintahan.

"Titik yang pertama kali yang harus ditentukan titik klaster pemerintahan, artinya istana ada di situ, kementerian-kementerian ada di situ. Ini penting," kata Jokowi.

Jokowi mengaku akan berada di wilayah ibu kota baru itu selama tiga hari. Di sana, ia mengatakan bakal menetapkan lokasi-lokasi yang akan nantinya bakal di bangun untuk ibu kota baru.

"Ini kan banyak, klaster pemerintahan, klaster kesehatan, klaster inovasi," tuturnya.

Jokowi belum bisa bicara banyak tentang model pembangunan pusat pemerintahan di ibu kota baru. Menurutnya, setelah nanti diputuskan, pihaknya akan mengumpulkan para arsitek untuk merancang.

Sebelumnya, Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengatakan pihaknya akan menetapkan terlebih dahulu wilayah pusat pemerintahan. Ia menyebut pusat pemerintahan dibangun di wilayah seluas sekitar 6 ribu hektare.

Khusus pembangunan Istana Kepresidenan, Suharso menyebut Jokowi ingin arsitektur Istana yang khas Indonesia. Pasalnya, Istana Kepresidenan yang ada saat ini semua adalah peninggalan kolonial Belanda. (*)

BERITA REKOMENDASI