Jokowi Pilih Menteri Profesional, Partai Pendukung Baper?

JAKARTA, KRJOGJA.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) berbicara tentang kans menteri-menterinya yang terseret kasus hukum bakal kembali menjadi pembantunya di kabinet mendatang.

Menurutnya, kasus-kasus hukum yang menyeret sejumlah pembantunya di Kabinet Kerja akan menjadi pertimbangan bagi Presiden Ketujuh RI itu, dalam memilih menteri untuk periode kedua pemerintahannya.

“Ya nanti dilihat. Semua hal mesti saya pertimbangkan,” ucap Jokowi usai menghadiri acara di JCC Senayan, Jakarta pada Jumat (12/7/2019). 

Bagaimana dengan menteri-menteri dari kalangan anak muda? Mantan gubernur DKI Jakarta itu mempersilakan publik menunggu.

“Ya nanti dilihat. Kalau keluar dilihat. Saya minta dari partai juga ada yang muda. Ada dari profesional juga. Kalau enggak ada dari partai ya saya cari sendiri. Profesional muda kan sekarang banyak banget,” tandasnya. 

Jokowi mengaku sudah punya blue print tentang susunan kabinet periode keduanya. Termasuk komposisi menteri dari kader partai dan profesional. “(Komposisi) sudah, sudah. Ya kira-kira 60 40 atau 50 50. Kira-kira itu,” ucap suami Iriana itu.

Dia juga menyebutkan kabinet pemerintahannya untuk lima tahun ke depan bakal secepatnya diumumkan ke publik. Jokowi mengatakan banyak menteri lama yang akan dipertahankan.

Sebelumnya, Plt Ketum PPP, Suharso Monoarfa mengungkap pernyataan Jokowi soal Nasdem dan PKB yang sudah mengajukan masing-masing 11 dan 10 calon menteri.

Sehingga, Suharso menilai pantas jika PPP meminta 9 menteri. Namun, waktu itu PPP belum mengajukan nama-namanya. (*)

 

BERITA REKOMENDASI