Jumlah Desa Tertinggal Turun 6.518

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan jumlah desa tertinggal turun 6.518. Kesimpulan atas penurunan jumlah desa tertinggal tersebut didasarkan pada hasil pendataan Potensi Desa (Podes) yang dilaksanakan BPS beberapa waktu lalu.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan pengurangan jumlah desa tertinggal tersebut melewati target pemerintah dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019. Dalam RPJMN pemerintah menargetkan selama lima tahun jumlah desa tertinggal bisa ditekan 5.000. Begitu pula, target penambahan desa mandiri melewati target 2.000 desa.

"Ini sebuah capaian yang patut diapresiasi dan ke depan patut ditelisik persoalan yang masih ada di desa. Ini juga hasil kerja keras Kementerian Desa dan kementerian lain. Kami harapkan jumlah desa mandiri terus meningkat dan desa tertinggal semakin berkurang," ujarnya.

Dalam Podes 2018, terdapat Indeks Pembangunan Desa (IPD). Indeks tersebut digunakan untuk menunjukkan tingkat perkembangan desa dengan status tertinggal, berkembang, dan mandiri.

IPD menghasilkan desa tertinggal sebanyak 14.461 desa (19,17 persen), desa berkembang sebanyak 55.369 desa (73,4 persen), dan desa mandiri sebanyak 5.606 desa (7,43 persen). Terkait desa tertinggal, Suhariyanto mengatakan kebanyakan berada di pulau Papua, Maluku, dan Kalimantan. Di pulau tersebut, jumlah desa tertinggal cukup tinggi. (*)

BERITA REKOMENDASI