Jumlah Penduduk Ibukota Baru Dibatasi 2,75 Juta Jiwa

Editor: Ivan Aditya

JAKARTA, KRJOGJA.com – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan telah melakukan sejumlah antisipasi agar banjir di Jakarta nantinya tidak menular di kawasan ibu kota baru, Kalimantan Timur.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan salah satu antisipasi akan dilakukan dengan membatasi jumlah penduduk di ibu kota baru maksimal hanya 2,75 juta orang. Penetapan itu disesuaikan dengan kondisi di Kalimantan Timur. Namun, ia tak merinci mekanisme pembatasan penduduk itu.

Selain itu, ibu kota baru juga didominasi kawasan hijau. Total kawasan hijau mencapai 70 persen. Pemerintah sendiri berkomitmen tak mengurangi porsi tersebut dalam membangun infrastruktur di Kalimantan Timur.

"Sudah dihitung berapa jumlah penduduknya yang akan ada di situ sebanyak 2,75 juta. Sebanyak 70 persen juga masih hijau," ucap Basuki.

Basuki mengatakan secara historis wilayah Kalimantan Timur juga bebas dari banjir. Makanya, ia percaya diri ibu kota baru bisa bebas dari banjir. "Dari sejarahnya tidak ada, bencananya juga minim," terangnya. (*)

BERITA REKOMENDASI