Jumlah Penumpang Di Bandara Adisoemarmo Melonjak 95,74 Persen

JAKARTA, KRJOGJA.com – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Kementerian Perhubungan mencatat kenaikan jumlah pemudik yang menggunakan transportasi udara semakin banyak. Sehingga diprediksikan di Lebaran ini jumlah kenaikan dari tahun lalu mencapai 9,8%.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara (Dirjen Hubud) Agus Santoso mengatakan, kenaikan jumlah penumpang di tahun ini karena kesejahteraan rakyat yang mulai meningkat.

Selain itu, pihaknya juga mencatat bahkan ada Bandar Udara yang kenaikan penumpangnya mencapai hampir 100%. Kenaikan jumlah penumpang tersebut baik untuk penerbangan domestik ataupun internasional. "Di Solo, peningkatan penumpang dari 2016 mencapai 95,74% untuk domestik dan internasional. Dari 1.717 penumpang di 2016 menjadi 3.492 penumpang di tahun ini," ungkapnyadi Jakarta. 

Menurutnya, kenaikan tersebut diperkirakan karena bertambahnya rute mudik di Bandar Udara Internasional Adisoemarmo. Sehingga, masyarakat semakin banyak pilihan dan tujuan yang bisa diterbangi dari Adisoemarmo. 

"Di Solo 95,74% karena Solo mulai 10 bulan lalu sudah dijadikan hub. Menu pilihan (tujuan penerbangan), jadi tambah banyak," tutur dia. 

Senada, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan kenaikan di Bandar Udara Solo itu kareana semakin banyak lintasa baru untuk maskapai-maskapai yang masuk ke bandara. "Karena banyak lintasan-lintasan baru, itu Lion buat satu kegiatan tambahan banyak sekali. (Banyak rute baru). Iya, banyak rute dan banyak slot," jelas Menhub di kantornya. (*)

BERITA REKOMENDASI