KAMI Dukung Pemerintahan Jokowi

Editor: Ivan Aditya

YOGYA, KRJOGJA.com – Sekelompok massa yang tergabung dalam Koalisi Aktivis Mahasiswa Indonesia (KAMI) menggelar aksi damai di simpang Tugu Yogyakarta, Rabu (30/09/2020). Pengunjukrasa dalam aksinya menyatakan dukungan terhadap pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) dan Maruf Amin serta menentang segala bentuk upaya memecahbelah persatuan serta kesatuan bangsa.

Di hadapan sekitar seratus massa, Koordinator Nasional KAMI Husnul Jamil menegaskan Jokowi dan Maruf Amin telah membangun Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Langkah program kerja pemerintah mulai dirasakan masyarakat, terutama di daerah terpencil.

“Infrastruktur yang dibangun bukan hanya untuk menghambur-hamburkan uang negara, namun pembangunan dilakukan guna mendukung pertumbuhan ekonomi dan pemerataan kesejahteraan sosial bagi rakyat,” kata Husnul Jamil.

Ia mengatakan, dalam periodesasi pemerintahan Jokowi telah membangun kurang lebih 65 bendungan, 1.004.799 hektar irigasi, 4.119 km jalan, 1.852 km jalan tol dan 25 juta unit perumahan bagi rakyat miskin. Hal ini dilakukan untuk membangun optimisme masyarakat di perbatasan bahwa mereka bagian dari NKRI.

Selama puluhan tahun Indonesia merdeka, banyak yang menganggap negara tak pernah hadir pada masyarakat miskin maupun buruh tani. Namun saat ini dengan komitmen dan optimisme yang kuat, pemerintah ingin mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, berkepribadian berlandaskan masyarakat gotong royong.

“KAMI mengajak seluruh komponen elit bangsa harus mengubah pesimisme menjadi optimisme. Jadikan masalah sebagai sebuah peluang untuk bergerak bersama Indonesia maju,” tambahnya.

Dalam pernyataan sikapnya, elemen massa ini mendukung pemerintah pusat dan daerah untuk fokus kepada penanganan Covid-19. Mengutuk keras kepada kelompok-kelompok yang mencoba memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa, serta mendukung pemerintah dalam upaya peningkatan kemandirian ekonomi yang berbasis kerakyatan.

“KAMI menyatakan bahwa Indonesia saat ini masih dalam keadaan baik-baik saja. Mendukung pemerintah untuk memperkuat Pancasila sebagai dasar ideologi bangsa,” tegasnya. (Van)

BERITA REKOMENDASI