Kapolri Minta Satgas Pangan Tetap Jalan Tangani Komoditas Beras

JAKARTA, KRJOGJA.com – Kapolri Jenderal Tito Karnavian memastikan satgas pangan akan berlanjut kendati Idul Fitri 1438 Hijriah telah usai. Sebelumnya satgas pangan ini dibentuk atas keinginan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang bertugas menjaga kestabilan harga bahan pangan selama bulan puasa hingga hari raya Idul Fitri.

"Kita ingin satgas ini terus bergerak dan kita akan fokus ke satu bidang atau komoditas yakni beras. Itu akan menjadi atensi khusus," kata Tito di Lobby Utama Mabes Polri, Rabu (5/7/2017).

Lebih lanjut Tito menjelaskan alasan beras menjadi fokus utama dari satgas pangan. Sebab beras merupakan komoditas utama dengan peredaran uang yang paling besar dibandingkan sembako lainnya.

"Untuk beras ini uang beredar hampir Rp487 triliun per tahun, jadi tertinggi dibanding yang lain. Target dari Bapak Presiden itu turun Rp1000 saja nilainnya sudah triliunan," kata Tito.

Sementara itu, Menteri Pertanian Amran Sulaiman menjelaskan harga beras yang diharapkan turun Rp1.000 itu bukanlah pada tingkat petani melainkan penurunan di tingkat disparitas harga beras yang tinggi antara petani, pedagang hingga ke konsumen

"Jadi bukan di tingkat petani, itu enggak boleh. Tapi yang kita inginkan adalah disparitas yang tinggi itu turun jadi petani untung, pedagangnya untung dan konsumen tersenyum. Yang kita ambil disparitas midlemen turun Rp 1.000 bukan dari petaninya," katanya. (*)

BERITA REKOMENDASI