Kartu Prakerja Kurangi Gap Kompetensi SDM dan Kebutuhan Dunia Kerja

BOGOR, KRJOGJA.com – Program Kartu Prakerja yang sepenuhnya berbasis digital merupakan paradigma baru pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul serta mampu menjangkau seluruh pelosok wilayah NKRI ke-514 kabupaten/kota dengan cepat dan skala besar.

Melalui Program Kartu Prakerja, kompetensi para pencari kerja baru, pencari kerja yang alih profesi, atau korban PHK diharapkan bisa ditingkatkan di masa pandemi Covid-19 ini. Tentunya untuk bisa membawa dampak jangka menengah dan panjang.

“Kartu Prakerja pada hakikatnya disiapkan untuk mengurangi gap antara kompetensi SDM dan kebutuhan dunia kerja,” papar Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan dan UMKM, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Rudy Salahuddin dalam Diskusi Panel secara daring bertajuk ”Peran Program Kartu Prakerja dalam Pembangunan SDM di Masa Pandemi”, di Bogor, Selasa (3/11).

Diskusi Panel ini merupakan rangkaian dari kegiatan penandatanganan Nota  Kesepakatan antara Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) di Bogor. Dalam kesepakatan ini, IPB akan melakukan pemantauan terhadap penyelenggaraan pelatihan dalam ekosistem Prakerja. Pemantauan tersebut bertujuan untuk menjaga standar mutu pelatihan yang diselenggarakan bagi Penerima Kartu Prakerja.

”Hal ini merupakan sebuah langkah yang tepat dalam mendorong penguatan tata kelola serta meningkatkan akuntabilitas program Kartu Prakerja ke depan,” tutur Rudy Salahuddin yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Pelaksana Program Kartu Prakerja.

BERITA REKOMENDASI