Kasus Positif Covid-19 Melonjak, Warga Diminta Disiplin 3 M

Wiku meminta pemerintah daerah dan jajarannya, melakukan evaluasi terhadap kedisiplinan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. Selain itu, penegakan kedisiplinan protokol kesehatan harus dimasifkan, dan pelaksanaan 3T yaitu testing (pemeriksaan), tracing (pelacakan) dan treatment (perawatan) di berbagai tatanan kesehatan di daerah.

“Kami berharap data ini bisa menjadi cermin bagi kita semuanya, baik pemerintah, maupun masyarakat untuk merefleksikan komitmen kita dalam mengendalikan COVID-19,” pungkasnya.

Sebagai informasi, untuk mendukung upaya pemerintah menghentikan kasus COVID-19, masyarakat harus berperan aktif dan #IngatPesanIbu dalam menerapkan 3M, yakni #memakaimasker, #menjagajarak, dan #mencuci tangan seperti yang selalu dikampanyekan Satgas COVID

menyampaikan bahwa pada 3 Desember 2020, kasus virus Corona aktif di Indonesia mencapai 77.696 orang.

Walhasil, persentase kasus aktif nasional kini menyentuh 13,9 persen kendati masih lebih rendah dari angka dunia 28,36 persen.

“Kemudian, kumulatif kasus sembuh mencapai 462.553 atau 82,9 persen di mana kasus sembuh dunia adalah 69,32 persen,” demikian Wiki.

Lebih lanjut, jumlah kasus meninggal akibat Covid-19 di Indonesia mencapai 17.355 atau dengan persentase 3,11 persen.

Covid-19

Laporan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 terkait virus Corona (Covid-19) di Indonesia per hari ini, Kamis (3/12/2020).

Wiku menyampaikan bahwa angka kematian tersebut masih di atas rerata tingkat kematian akibat wabah ini secara global yang mencapai 2,31 persen.

Pemerintah sedang meningkatkan interoperabilitas data Covid-19 guna meminimalisir perbedaan data kasus antara pemerintah tingkat daerah dan pemerintah pusat.

“Berdasarkan hasil konsolidasi pemerintah daerah dengan Kementerian Kesehatan ada beberapa provinsi yang memiliki perbedaan data dengan pusat seperti contoh Jawa Tengah, Jawa Barat, dan juga Papua,” katanya.(ati)

 

BERITA REKOMENDASI