Kebaya Didaftarkan ke Unesco, Ini Maksudnya

Kehadirannya di berbagai wilayah Indonesia menjadikan kebaya sebagai salah satu alat pemersatu bangsa. Saat ini kebaya kembali mendapat perhatian masyarakat dan pemerintah.

 

“Seiring tumbuhnya kesadaran mengenai kekayaan budaya Indonesia hal ini ditandai dengan maraknya kemunculan berbagai komunitas perempuan yang bertujuan mengangkat kembali kebaya sebagai busana tradisional kebanggan Indonesia, yang dapat digunakan di dalam setiap aktivitas sehari-hari,” kata Rahmi .

 

Dalam kesempatan yang sama Ketua Panitia Lana Berkebaya Nasional mengatakan, Kongres Berkebaya Nasional (KBN) ada beberapa hal penting yang menjadi tujuan diselenggarkannya

 

Pertama adalah untuk memperkuat gerakan pelestarian budaya khususnya busana tradisional Indonesia, melalui pengenalan dan ajakan menggunakan kebaya kepada generasi muda. Tujuan berikutnya adalah untuk mendapatkan pengakuan dunia (UNESCO), dengan cara mendaftarkan kebaya sebagai warisan tak benda asal Indonesia.

 

Terakhir ingin mendorong pemerintah untuk menetapkan Hari Berkebaya Nasional sehingga tahap berikutnya dapat merancang program pemberdayaan masyarakat melalui produksi dan pemasaran Kebaya.

 

Kongres Berkebaya Nasional (KBN) yang rencananya akan diselenggarakan pada tanggal 21 – 22 Desember 2020 secara daring adalah kegiatan pertemuan besar para wakil organisasi (politik, sosial, profesi, akademis) atau pihak-pihak yang memiliki kepentingan untuk mendiskusikan dan mengambil keputusan tentang perlestarian kebaya sebagai elemen budaya Indonesia.(ati)

 

 

 

 

BERITA REKOMENDASI