Kebaya Kartini Siap Menjadi Warisan Dunia tak benda

Desainer Musa Widyatmodjo menjelaskan, kata kebaya awalnya diduga berasal dari bahasa Arab, yaitu ‘abaya’, yang berarti pakaian. Namun ada juga pendapat yang menyebutkan kebaya berasal dari negeri Tiongkok dan sudah dikenal dan dikenakan sejak ratusan tahun yang lalu.

Jenis pakaian kebaya, terang Musa, kemudian menyebar ke Malaka, Jawa, Bali, Sumatra, Kalimantan dan Sulawesi. Setelah akulturasi yang berlangsung ratusan tahun, pakaian kebaya akhirnya diterima dalam adab budaya dan norma masyarakat setempat.

“Kebaya juga sebagai salah satu alat pemersatu bangsa Indonesia. Terbukti hampir diseluruh belahan nusantara memiliki ragam kebaya hanya berbeda sebutan atau desainnya namun pakem kebaya tetap ada dan selalu sama dimana-mana,” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI