Kegagalan Fungsi Rem Picu Banyak Kecelakaan

JAKARTA, KRJOGJA.com – Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) Soerjanto Tjahjono mengaku prihatin dengan masih banyaknya kecelakaan yang diakibatkan kegagalan fungsi rem.

"Kegagalan fungsi rem terus berulang serta masih terdapatnya hazard atau kondisi yang membahayakan operasional mobil barang,” kata Soerjanto Tjahjono pada acara Focus Group Discussion (FGD), di Jakarta, Kamis (21/12/2017).

Soerjanto mengungkapkan, hasil investigasi kecelakaan angkutan umum yang terjadi di Ciloto, Bawen Kabupaten Semarang, Karangploso Malang dan Kebumen, ditemukan penyebabnya terkait dengan sistem pengereman yang tidak berfungsi sempurna. "Bahkan kondisi rem di tiga kendaraan rusak. Sementara satu kendaraan lainnya akibat kelelahan sopir,” ujar Soerjanto.

Soerjanto menjelaskan, peristiwa kecelakaan di Ciloto, Kabupaten Cianjur yang menimpa mobil bus B-7057-BGA, terbukti tidak dirawat secara berkala. Akibatnya, sistem pengereman, penggerak kopling dan sistem pemindah daya tidak bekerja optimal. Kemudian, kecelakaan di Bawen Kabupaten Semarang, akibat pengawasan manajerial yang kurang terhadap perawatan kendaraan (unproper management of maintenance) Truk semi trailer H-1636-BP dan ketiadaan cadangan pengamanan sistem pengereman.

Kejadian Karangploso, Kabupaten Malang, akibat sistem pengereman truk crane N-9065-UA yang tidak bekerja optimal karena adanya kebocoran rubber flexible hose rem yang digunakan di roda kiri depan. Kondisi syntheticair hose bocor & parking brake berubah fungsi menjadi tuas pengaktif hydraulic crane.

Adapun kejadian yang menimpa Toyota Avanza T-1316-SL karena sopir mengalami kelelahan saat mengambil lajur lawan saat mendahului kendaraan di depannya pada bagian jalan dengan lebar terbatas dan memiliki bahu jalan yang lebih rendah dari permukaan jalan. Sehingga bertabrakan dengan bus Puji Kurnia B-1853-YZ.

Soerjanto berharap, melalui FGD ini akan diperoleh satu kesamaan persepsi tentang betapa pentingnya merawat kendaraan agar laik jalan, sehingga selamat, aman, dan nyaman selama berkendara di jalan raya. (Imd).

BERITA REKOMENDASI